Kamis, 29 Mei 2014

Bangun Pagi

Wajah sang fajar bersemi mengetuk pintu jendelaku ketika cahaya senja yang terakhir mengucapkan selamat tinggal di mimpiku. Pagi mencintai kicauan burung-burung yang bangun lebih pagi daripada pekerja kantoran yang selalu mengutuk pagi dan kicauan burung-burungnya. Langit merah perlahan memudar dan menyerah kepada pipi merah milik gadis kecil yang menunggu dijemput kekasihnya.